Sistem Mata Pencaharian

Sistem Mata Pencaharian

. Sistem Mata Pencaharian

Sistem Mata Pencaharian

Meningkatnya pertumbuhan penduduk menyebaban jumlah tenaga kerja meningkat, bdang pertanian berkembang pesat. Masyarakat mulai menanami lahan pertanian dengan beneka jenis tanaman eperti umbi-umbia dan buah-buahan, sukun, manggis, rambutan duku dan salak. Dari jenis tanaman tersebut berkembang jenis tanaman lain seperti bij-bijian padi-padian, dan sayur-sayuran. Selain bercocok tanam juga beternak.
Waktu menunggu panen, masyarakat praaksara mengisi ktu dengn membuat kerajinan rumah tangga, seperti menganyam, membuat gerabah, dan mengasah alat-alat pertanian. Kepandaian daam membuat kerajinan tangan inilah meunculka spesialisasiekerjaan dan melahrkan jaman perundagian.
Masa ini masyarakat sudah pandai membuat perahu dari pohon-pohon esar yang dipotong-potong dan digunakan untk menangkap ikan. Kegiatan perdagangan pada masa bercocok tanam menggunakan sistem barter, yaitu dengan cara menggunakan tukar-menukar barang guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Perkiraan munculnya masyarakat pertanian pada zaman Mesolithikum Akhir (zaman Batu Tengah Ahir) dan berkembang pada masa Neolithikum (zaman Batu Tengah Baru) pada zaman Holocen. Penduung masa bercocok tanam adalah jenis manusia modern (Homo Sapiens) dari kelompok bangsa Proto Melayu yang datang dari dataran Asia.
sumber