Simak Nih Madrasah Harus Pakai Kurikulum 2013, Tanpa Pengecualian

Simak Nih Madrasah Harus Pakai Kurikulum 2013, Tanpa Pengecualian

Simak Nih Madrasah Harus Pakai Kurikulum 2013, Tanpa Pengecualian

Simak Nih Madrasah Harus Pakai Kurikulum 2013, Tanpa Pengecualian
Simak Nih Madrasah Harus Pakai Kurikulum 2013, Tanpa Pengecualian

Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan menargetkan semua madrasah mengikuti Ujian Nasional

Berbasis Komputer (UNBK) tahun depan. Karenanya, semua madrasah di Balikpapan diminta menerapkan Kurikulum 2013 mulai tahun baru ini.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Balikpapan Zubaidah mengatakan, madrasah sanawiah setara SMP dan madrasah aliah setara SMA tidak semua menerapkan Kurikulum 2013. Beberapa di antaranya masih menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Maka agar semua madrasah bisa mengikuti UNBK, perlu diterapkan Kurikulum 2013 secara merata.

“Mulai tahun ini, semua madrasah kami minta terapkan Kurikulum 2013, tidak ada pengecualian. Sebab tahun depan, pelaksanaan UNBK serentak di Balikpapan,” ungkapnya dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Selasa (1/8).

Dia menjelaskan, baik madrasah swasta maupun negeri diminta menerapkan kebijakan ini.

Sebab, ini merupakan kebijakan dari Kemenag pusat untuk bidang pendidikan.

Dia optimistis, semua madrasah bisa perlahan menerapkan dan mengubah ke Kurikulum 2013. Sebab, dilihat dari kemampuan guru dan siswanya. Seperti yang bisa dilihat tahun ini, siswa madrasah aktif mengikuti lomba di tingkat nasional.

“Kami yakin bisa. Sebab, mereka bisa dengan mudah beradaptasi dan belajar dengan cepat. Seperti dalam waktu dekat, 12 siswa madrasah mewakili Balikpapan dan Kaltim di ajang tingkat nasional. Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma, Red) di Jogjakarta pada 7 Agustus ini,” paparnya.

Dia juga menambahkan, dalam hal mata pelajaran ia memberi pembinaan supaya guru

, kepala madrasah mengenali dan menangkal radikalisme dengan sigap. Sehingga siswa yang masuk bisa belajar sesuai mata pelajaran dan kurikulum yang berlaku.

“Karena kami madrasah, agama kami perhatikan. Kami pastikan dibentengi dari hal-hal berbau radikalisme. Dan siswa selain pintar akademik juga pintar agama. Kami targetkan lulus madrasah ibtidaiah setara SD, sudah khatam juz 30,” tutupnya.

Adapun madrasah ibtidaiah (MI) ada 24, termasuk di dalamnya 1 MI negeri. MTs ada 12 sekolah termasuk di dalamnya 2 MTs negeri. Serta 3 MA dengan 1 MA negeri di dalamnya.

 

Baca Juga :