Seminar Awal Pasis Seskoau Angkatan Ke-51

Seminar Awal Pasis Seskoau Angkatan Ke-51

Seminar Awal Pasis Seskoau Angkatan Ke-51

Seminar Awal Pasis Seskoau Angkatan Ke-51
Seminar Awal Pasis Seskoau Angkatan Ke-51

LEMBANG-Komandan Seskoau Marsekal Muda TNI Sudipo Handoyo, S.E

. secara resmi membuka Seminar Awal Pendidikan sebagai program Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan ke-51 di Bangsal Srutasala, Senin (10/2). Seminar akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan (10-12 Februari 2014) yang menghadirkan tiga pemrasaran Kolonel Sus Ir. BR. Purba, M.Sc. dari Disfaskonau, Kolonel Sus Agus Mulyadi, S.H., M.Kum. dari Diskumau dan Atet Ganjar, S.H., M.Sc. dari Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya Danseskoau menyatakan Seminar Awal Pendidikan merupakan sarana bagi pasis untuk mengembangkan kemampuan kreativitas serta dapat mengembangkan ide-ide baru dalam mencari solusi dari suatu masalah. Melalui Seminar Awal Pendidikan dengan tema ““Dilandasi komitmen semangat perubahan, TNI AU siap mengamankan aset secara professional dalam rangka penyempurnaan penataan pengelolaan Barang Milik Negara”, diharapkan Pasis dapat menghasilkan naskah yang bernilai strategis sebagai sumbangan bagi pimpinan TNI AU khususnya dan Pimpinan TNI pada umumnya.

Sementara itu Kolonel Sus Agus Mulyadi, S.H., M.Kum selaku pemrasaran mengetengahkan judul

 

“Aspek hukum pengamanan, penggunaan dan pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan TNI AU”, menyoroti penyebab terjadinya permasalahan hukum mengenai aset dilingkungan TNI AU antara lain belum dikuasainya secara fisik seluruh aset tanah untuk mendukung tugas pokok TNI AU, akibatnya timbul keinginan masyarakat untuk memiliki atau mnyerobot, belum adanya masterplan penggunaan aset BMN untuk Tugas pokok TNI AU di tiap-tiap Satker dan RUTR Pertahanan, dan Kurang dukungan masyarakat sekitar terhadap keberadaan dan upaya pegamanan aset tanah TNI AU akibat dari reformasi demokrasi yg cenderung kebablasan, ujar Kasubdis Undang Diskumau

 

Sedangkan Kolonel Sus Ir. BR. Purba, M.Sc. yang juga menjabat sebagai Sesdisfaskonau

mengetengahkan tema “Pengamanan aset tanah dan bangunan TNI AU dalam rangka tertib administrasi pengelolaan BMN”, membahas upaya pengamanan BMN yang dilakukan antara lain pembentukan tim aset TNI AU di tingkat Mabesau, Kotama dan Lanud/Satker, sertifikasi tanah TNI AU, pematokan batas tanah, penempatan pos TNI AU pemasangan plang nama, patroli rutin, melawan gugatan dari penggugat, koordinasi dengan BPN dan Pemda setempat untuk pengamanan tanah milik negara serta penetapan status penggunaan BMN. Selain dari itu pemrasaran terakhir diberikan oleh Atet Ganjar Muslihat, S.H., M.H. Kepala Bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat, mengemukakan tentang permasalahan tanah yang terjadi di Indonesia.

Seminar diisi dengan tanya jawab dengan peserta seminar yang terdiri dari pejabat, dosen dan Perwira Penuntun Seskoau serta undangan. Usai pemaparan Danseskoau menyerahkan cinderamata dan sertifikat kepada para pemrasaran, demikian juga Pasis Seskoau Angkatan ke-51 juga memberikan cinderamata kepada pemrasaran.

 

Baca Juga :