Prinsip Koperasi

Prinsip Koperasi

Prinsip Koperasi

Prinsip Koperasi

Prinsip pengelolaan koperasi merupakan penjabaran lebih lanjut dari asas kekeluargaan yang dianut koperasi. Prinsip koperasi biasanya mengatur hubungan baik antar koperasi dengan anggotanya, hubungan sesama anggota koperasi, pola kepengurusan kopersi dan tujuan yang ingin dicapai koperasi. Prinsip koperasi biasanya juga mengatur pola kepengelolaan usaha koperasi, maka secara lebih rinci prinsip koperasi juga mengatur pola kepemilikan modal  koperasi dan pola pembagian sisa hasil usahanya.


  • Prinsip Koperasi menurut Fauguet (1951),

  1. Adanya pengaturan tentang keanggotaan organisasi yang berdasarkan kesukarelaan.
  2. Adanya ketentuan atau peraturan tentang persamaan hak antara para anggotanya.
  3. Adanya ketentuan atau peraturan tentang partisipasi anggota dalam ketatalaksanaan dan usaha koperasi.
  4. Adanya ketentuan tentang perbandingan yang seimbang terhadap hasil usaha yang diperoleh, sesuai dengan pemanfaatan jasa koperasi oleh para anggotanya (Revrisond Baswir,2010:44-45).

  • Prinsip Koperasi menurut Rochdale

Menurut (Subandi,  2013:23) prinsip-prinsip Koperasi Rochdale (The Principle of Rochdale)ialah sebagai berikut:

  • Keanggotaan terbuka

Koperasi terbuka bagi semua orang yang secara sukarela ingin menjadi anggota. Tidak ada pembatasan untuk turut serta menjadi anggota koperasi.


  • Satu anggota, satu suara

Masing-masing anggota koperasi mempunyai hak suara dalam rapat pemilihan pengurus dan dalam keputusan-keputusan mengenai kebijaksanaan koperasi. Satu anggota mempunyai hak satu suara. Keputusan yang diambil, baik dalam pemilihan pengurus maupun kebijakan lainnya harus ditentukan berdasarkan suara terbanyak.


  • Pembagian SHU sebanding dengan transaksi yang dilakukan oleh anggota

Anggota akan menerima pembagian sisa hasil usaha sesuai dengan jasa mereka di koperasi, tiap periode tertentu, biasanya setiap tahun.

  • Pembatasan bunga atas modal

Anggota dan pihak lain yang menanamkan modal di koperasi akan mendapat imbalan, yaitu bunga. Besarnya bunga tersebut lebih rendah atau tidak melebihi suku bunga yang berlaku.


Sumber: https://eu-studentvote.org/ridge-racer-apk/