Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Sinopsis Novel Remaja

Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Sinopsis Novel Remaja

Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Sinopsis Novel Remaja

Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Sinopsis Novel Remaja
Pengertian, Contoh dan Cara Membuat Sinopsis Novel Remaja

Membuat Sinopsis Novel Remaja Indonesia

Sinopsis merupakan ringkasan dari suatu bacaan atau teks cerita yang mewakili dari kandungan isi bacaan atau teks cerita. Membuat sinopsis novel remaja Indonesia berarti membuat ringkasan dari sebuah novel remaja, yang di dalam ringkasan tersebut terkandung isi novel.

Dalam proses membuat sinopsis novel, sangat diperlukan upaya pemahaman terhadap unsur-unsur intrinsik novel tersebut. Dalam hal ini terutama berkaitan dengan tema, amanat, alur, setting atau latar, dan penokohan.

Hal ini dikarenakan unsur-unsur tersebut akan saling terkait dalam sebuah rangkaian cerita. Maka itu, sebelum membuat sebuah sinopsis novel, kita perlu membaca novel tersebut sampai benar-benar memahaminya.

Dalam menyusun sinopsis, gagasan asli pengarang harus diperhatikan. Begitu pula urutan ceritanya. Kita tidak boleh memasukkan cerita baru dalam sinopsis tersebut. Penggunaan bahasa yang efektif dalam sinopsis akan sangat membantu dalam memaknai isi dan maksud cerita.

Langkah Membuat Sinopsis Novel

Sinopsis Novel, merupakan ringkasan atau ikhtisar dari sebuah novel. Untuk membuat sinopsis novel, ada beberapa langkah yang harus kita lakukan, yaitu :

  • Membaca novel secara utuh dan menyeluruh.
  • Mencari gagasan/pokok-pokok penting dari novel yang dibaca.
  • Pahami unsur intrinsik maupun ekstrinsik dari novel tersebut.
  • Mengembangkan gagasan pokok yang telah kita temukan secara singkat dengan bahasa menarik, serta menggambarkan novel aslinya.
  • Mengubah semua petikan langsung menjadi tidak langsung.

Fungsi Sinopsis Novel :

1. Memberikan gambaran ringkas isi novel
2. Membuat gambaran jelas secara singkat tentang alur cerita novel.
3. Memberikan pengetahuan awal sebelum membaca novel asli.

Selain mengetahui unsur-unsur di atas, dalam membuat sinopsis terlebih dahulu kita juga harus mengenali novel tersebut secara fisik.

Langkah yang bisa kita lakukan adalah dengan mengidentifikasi novel meliputi :

  1. Judul buku
  2. Nama pengarang
  3. Nama penerbit
  4. Ukuran buku
  5. Cover buku, mencakup warna, gambar dan ilustrasi
  6. Tahun terbit
  7. Informasi jumlah cetakan
  8. Tebal buku
  9. Editor buku
  10. Penyunting buku
  11. Kata pengantar
  12. Daftar isi
  13. Komentar buku

Setelah memperhatikan hal-hal di atas, kita bisa langsung membuat sinopsis novel sesuai dengan gaya kita sendiri.

Bacalah dengan cermat contoh sinopsis novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari berikut ini!

Semangat Dukuh Paruk kembali menggeliat sejak Srinthil dinobatkan menjadi ronggeng baru, menggantikan ronggeng terakhir yang mati dua belas tahun yang lalu. Bagi pedukuhan yang kecil, miskin, terpencil,
dan bersahaja itu, ronggeng adalah pelambang. Tanpanya, dukuh itu merasa kehilangan jati diri.

Dengan sengaja Srinthil menjadi tokoh yang amat terkenal dan digandrungi. Cantik dan menggoda. Semua ingin menari bersama ronggeng itu. Dari kawula muda hingga pejebat-pejabat desa maupun kabupaten. 

Namun, malapetaka politik tahun 1965 membuat dukuh tersebut hancur, baik secara fisik maupun mental. Karena kebodohannya, mereka terbawa arus dan divonis sebagai manusia-manusia yang telah mengguncangkan negara ini. Pedukuhan itu dibakar. 

Ronggeng beserta para penabuh calungnya ditahan. Hanya karena kecantikannyalah, Srinthil tidak diperlakukan semena-mena oleh para penguasa penjara itu.

Namun, pengalaman pahit sebagai tahanan politik membuat Srinthil sadar akan harkatnya sebagai manusia. Karena itu, setelah bebas, ia berniat memperbaiki citra dirinya. Ia tak ingin melayani lelaki mana pun. Ia ingin
menjadi wanita somahan. 

Dan ketika Bajus muncul dalam hidupnya, sepercik harapan timbul, harapan yang makin lama makin membuncah. Tapi, ternyata Srinthil kembali terempas, kali ini bahkan membuat jiwanya hancur berantakan, tanpa harkat secuil pun.
….
(Sumber: Ronggeng Dukuh Paruk)

Tatkala membaca sebuah novel, perlu dicermati tentang plot atau alur yang ada di dalam novel tersebut. Ini dikarenakan oleh plot atau alur merupakan jalinan cerita atau kerangka dari awal hingga akhir yang merupakan jalinan konflik antara tokoh yang berlawanan.

Konflik itu berkembang karena kontradiksi para pelaku. Misalnya kebaikan kontra kejahatan, tokoh bermoral kontra tokoh tidak bermoral, dan sebagainya. Kunci penting konflik adalah tokoh dan penokohan.

Sebagaimana halnya manusia dalam kehidupan sehari-hari, masing-masing tokoh mempunyai watak sendiri-sendiri dan kadang-kadang bertentangan satu sama lain. Perbedaan watak inilah yang memicu timbulnya konflik, apalagi jika watak-watak itu saling bertentangan. Tanpa interaksi antara tokoh satu dengan tokoh lainnya, sekali lagi konflik tidak akan tercipta.

Membuat Sinopsis Novel Remaja Terjemahan

Novel terjemahan merupakan novel yang dialihbahasakan dari satu bahasa tertentu ke bahasa lain. Novel daerah jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia juga menjadi novel terjemahan. Novel terjemahan yang berasal dari luar negeri misalnya Harry Potter.

Kalian tentu mengalami kesulitan ketika membaca novel terjemahan dibanding membaca novel asli Indonesia. Hal ini bisa dipahami mengingat latar belakang budaya yang berbeda. Bermanfaatkah membaca novel terjemahan? Tentu saja bermanfaat, karena dengan membaca novel terjemahan tersebut, wawasan dan pengetahuan tentang budaya negara itu menjadi bertambah.

Dalam membuat sinopsis ada hal-hal yang tidak boleh dilupakan juga, misalnya intrinsik seperti berikut.

  1.  tema : gagasan pokok, pokok cerita
  2.  latar : tempat dan waktu terjadinya peristiwa
  3.  alur : jalinan peristiwa/jalan cerita
  4.  penokohan : pelaku cerita

 

Baca Artikel Lainnya: