Pengendalian organisasi

Pengendalian organisasi

Pengendalian organisasi

Pengendalian organisasi
Pengendalian organisasi
Pengendalian ini berfokus pada perancangan organisasi .
  1. Jenis paling umum dari pengendalian organisasi adalah pengendalian terdesentralisasi yang disebut pengendalian pusat pertanggungjawaban. Dengan pengendlian ini perusahaan terlebih dahulu mengidentifikasi pusat-pusat pertanggungjawaban. Lalu perusahaan mengevaluasi pusat untuk mengetahui seberapa efektif masing-masing pusat pertanggungjawaban tersebut mencapai tujuan strategisnya.
  2. Pengendalian organisasi umum yaitu sistem pengendalian yang dipakai sama untuk tiap-tiap unit atau operasi dan tempat wewenang biasanya berada di kantor pusat perusahaan.
  3. Pengendalian Proses perencanaan menuntut perusahaan mengkonsentrasikan sistem pengendalian organisasinya pada mekanisme dan proses sesungguhnya yang dipakai oleh perusahaan untuk mengembangkan perencanaan strategis.

 

Pengendalian Operasi
Pengendalian ini berfokus pada sistem dan proses operasi baik dalam perusahaan maupun anak perusahaan beserta unit-unit operasinya. Perusahaan juga memerlukan sistem pengendalian operasi untuk setiap fasilitas produksi, pusat distribusi dan puat administrasinya. Pengendalian ini sering membutuhkan periode waktu bertahun-tahun semetara pengendalian organisasi meliputi periode beberapa tahun atau beberapa bulan. Akan tetapi pengendalian organisasi meliputi periode yang relatif singkat, mencakup komponen kinerja yang perlu dinilai secara teratur.
Mengelola fungsi pengendalian dalam bisnis internasional
Untuk mengelola pengendalian dengn efektif, ada beberapa cara membangun pengendalian, yaitu:
Membangun Sistem pengendalian Internasional
Sistem pengendalian dalam perusahaan internasional dapat dibangun melalui empat langkah besar:
Menyusun standar pengendalian untuk Menilai kinerja
Langkah pertama dalam membangun sistem pengendalian internasional adalah mendefinisikan standar pegendalian yang relevan. Stanar pengendalian merupakan target atau level komponen kinerja yang diinginkan oleh perusahaan.
Mengukur Kinerja sesungguhnya
Dilakukan dengan mengukur yang valid atas komponen kinerja yang dikendalikan.
Membandingkan Kinerja dengan Standar
Yaitu membandingkan kinerja terukur terhadap standar pengendalian awal
Merespon Deviasi
Merespon deviasi yang diamati dalam langkah sebelumnya. Hasil muncul ketika membandingkan standar pengendalian dan kinerja sesungguhnya meliputi standar pengendalian dan kinerja sesungguhnya meliputi standar pengendalian sudah terpenuhi, belum terpenuhi, maupun sudah terlampaui.