Penetapan Harga

B.  Penetapan Harga

1)      Penetapan Harga Markup

            Survey praktek bisnis menunjukkan bahwa praktek penetapan harga markup merupakan metode penerapan harga yang paling luas dipergunakan oleh perusahaan – perusahaan bisnis. Dalam pendekatan yang paling umum dalam praktek penerapan harga markup, perusahaan – perusahaan mengestimasi biaya variabel rata – rata untuk memproduksi dan memasarkan sebuah produk, menambahkan biaya umum, dan lalu menambahkan markup, atau margin sebesar presentase tertentu untuk laba. Pengenaan biaya tidak langsung, atau biaya umum, biasanya ditentukan dengan mengalokasikan biaya – biaya ini di antara produk – produk perusahaan atas dasar biaya variabel rata – rata mereka.

Mark up pricing

merupakan penetapan harga, dimana harga tertentu ditetapkan dengan jelas menambahkan suatu prosentase tetap di atas biaya produksi. Mark up Pricing berbeda-beda dalam suatu swalayan karena:

  1. Adanya persaingan dalam kelas produk yang ada
  2. Volume penjualan produk tersebut
  3. Resiko yang terjadi dalam menjual masing-masing produk

1)      Markup Atas Biaya

Yaitu selisih antara harga dan biaya yang ukur secara relatif  terhadap biaya, diukur dalam % (persen)

Sumber :

https://obatwasirambeien.id/xiaomi-akan-luncurkan-smartphone-android-one-pertamanya/