Mekanisme control

Mekanisme control

Mekanisme control dapat dilakukan dengan cara pengawasan langsung. Jika menunjuk seseorang sebagai manajer disuatu perusahaan, pemilik perusahaan harus mengirim orang untuk mengawasi langsung gerak geriknya. Inilah yang disebut pengawasan langsung.

Pengawasan yang bersifat langsung semstinya hanya dilakukan bagi karyawan baru. Hal ini dikarenakan jika karyawan lama yang telah diuji kepercayaan dan amanahnya masih juga diawasi dengan cara mengirim orang lain untuk mengawasi langsung gerak-geriknya, hal ini dapat berakibat negative. Bagi karyawan lama, ada mekanisme pengawasan yang lebih elegan. Misalnya dengan pelaporan yang jelas, tercatat an terukur.

Pengawasan terhadap karyawan karyawan yang bersifat langsung memerlukan pengawas-g selalu mpengawas yang tegas dan humanis, bukannya pengawas yang selalu mencurigai orang yang diawasinya. Jika hal ini terjadi, bukan perkembangan karyawan yang terjadi, melainkan ketidaknyamanan suasana yang berlarut-larut akan menimbulkan konflik serius. Meskipun orang yang diawasi memiliki potensi, jika orang yang mengawasi tidak memberikan kesemptan terlebih dahulu,potensi orang tersebut tidak akan mendatangkan hasil yang baik. Oleh karena itu, faktor pengawas juga ikut menentukan.

  1. Pengawasan langsung di bank syariah

Pengawasan langsung di bank syariah mesti dilakukan. Salah satu caranya, misalnya begitu ada pengusaha yang mengajukan proposal dan disetujui untuk dibiayai, mekanisme konttrol agar pengusaha itu bertindak dengan benar adalah mengirimkan orang agar bank syariah untuk duduk di manajemen perusahaan yang dibiayai itu.

sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/seva-mobil-bekas/