Kisah tentang Qarun yang kaya raya tapi penghuni neraka

Kisah tentang Qarun yang kaya raya tapi penghuni neraka

Kisah tentang Qarun yang kaya raya tapi penghuni neraka

Kisah tentang Qarun yang kaya raya tapi penghuni neraka
Kisah tentang Qarun yang kaya raya tapi penghuni neraka

Qarun

Qarun adalah nama salah seorang yang telah dinash/dicap sebagai penghuni neraka karena sikap kesombongannya dan kebakhilannya.

Qarun adalah nama salah seorang anak paman Nabi Musa alaisallam yang dikaruniai oleh ALLAH kekayaan yang melimpah ruah yang tiada bandingannya. Namun ia tidak mengaku bahwa kekayaan yang melimpah ruah itu datang dari ALLAH, akan tetapi kekayaaan yang melimpah ruah diraihnya berkat keuletannya, kepandaiannya dalam berdagang. Al-Qur’an menggambarkan bawah kekayaannya Qarun itu tiada tandingannya,kuncinya gudang – gudang nya saja tidak seorang pun kuat memikulnya karena terlalu banyaknya. Namun malang bagi Qarun kekayaannya yang melimpah ruah¬† itu membuat dirinya sombong, bakhil, kejam serta berbuat dzalim bahkan kufur kepada ALLAH.

Firman Allah Ta’ala Tentang Qorun:

“sesungguhnya Qarun adalah termasuk kaum musa, lalu Qarun berlaku aniaya kepada mereka. Dan kami berikan kepadanya sebagaian perbendaharaan harta yang kunci – kuncinya sungguh berat dipikul oleh sekumpulan orang yang mempunyai kekuatan, takkala kaumnya berkata kepadanya : “Janganlah engkau sombong, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang – orang yang sombong”.

QS.Al-Qasas:76)

Dan firman-Nya lagi dalam surah Al-Qasas ayat 78

“Qarun berkata: Sesungguhnya aku hanya diberi hata (kekayaan) karena ilmu yang ada padaku (karena kepandaiannya). Dan tidaklah dia mengetahui sesungguhnya ALLAH membinasakan umat – umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidak ditanya orang – orang yang berbuat dosa tentang dosa – dosa mereka.”

karena sikap kesombongannya Qarun suatu hari mengadakan perjalanan keluar kota untuk memamerkan kekayaan dan kekuasaan yang dimilikinya, dengan segala kemegahanya.

dalam surah Al-Qasas ayat : 79

“Maka Qarun keluar kepada kaumnya dengan kemegehannya. Orang – orang yang menginginkan kehidupan dunia berkata. “wahai kirainya bagi kamu seumpama apa yang diberikan kepada Qarun, sesungguhnya dia mempunyai keberuntungan yang besar”.

itulah ucapan yang terlontar dari orang – orang yang tidak mempunyai ilmu, yang hanya mementingkan kehidupan dunia, yang hanya menilai gemerlapnya dunia.

Akan tetapi ucapan orang yang berilmu ketika melihat kemegahan yang dipamerkan oleh Qarun berserta kaumnya (pengikutnya), sangat berbeda dengan ucapan orang yang tidak punya ilmu, Ditegaskan oleh ayat selanjutnya :

  1. Al-Qasas :80

“Dan berkatalah orang – orang yang dianugerahi dengan ilmu : “Kecelakaan yang besar bagimu, pahala ALLAH adalah lebih baik bagi orang – orang yang beriman dan beramal shalih, dan tidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang – orang yang sabar”.

sebagai balasan atas kesombongannya dan kebakhilannya Qarun, maka ALLAh membenamkan Qarun dan kaumnya beserta segala harta bendanya yang disanjung – sanjung dan dimegah – megahkan itu ke dalam bumi.

hal ini telah diabadikan dalam Al-Qur’an

surah Al-Qasas ayat 81

“Maka kami (ALLAH) benamkan Qarun beserta rumahnya (kekayaannya) ke dalam bumi. dan tidak ada suatu golongan yang dapat menolongnya selain dari ALLAH. Dan tidaklah dia temasuk orang yang dapat membela diri.

na’udzu billaahi min dzaalik tsumma na’uudzu billaahi min dzaalik

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-tawasul-ringkas-dan-lengkap-hadhorot/