Jenis Konstruksi Perkerasan Jalan Hutan

Jenis Konstruksi Perkerasan Jalan Hutan

Jenis Konstruksi Perkerasan Jalan Hutan

Jenis Konstruksi Perkerasan Jalan Hutan
Berdasarkan bahan pengikatnya perkerasan jalan hutan dapat dibedakan menjadi 3 jenis yang terdiri atas perkerasan lentur, perkerasan kaku, dan perkerasan komposit.
  • Perkerasan lentur (flexible pavement), merupakan perkerasan dengan menggunakan bahan aspal sebagai bahan pengikat lapisan perkerasan. Lapisan perkerasan tersebut memiliki sifat memikul serta menyebarkan beban lalu lintas ke bagian lapisan tanah dasar.
  • Perkerasan kaku (rigid pavement), merupakan perkerasan yang memanfaatkan semen (portland cement) sebagai bahan pengikat.
  • Perkerasan komposit (composite pavement), merupakan perkerasan yang diampur antara perkerasan kaku dan lentur sehingga dapat berupa perkerasan kaku di atas perkerasan lntur, atau sebaliknya.

3. Jenis dan Funsi Lapisan Perkerasan Jalan Hutan

Perkerasan jalan hutan terdiri dari beberapa lapisan yang telah dipadatkan di atas tanah. Lapisan terseut berfungsi menahan beban lalu lintas dan menyebarkannya di lapisan bagian bawah. Lapisan-lapisan perkerasan jalan terdiri dari lapisan permukaan (surface course), lapisan pondasi bagian atas (base course), lapisan pondasi bagian bawah, (subbase course), dan lapisan tanah di bagian dasar (subgrade) (Unhas, 2009).

Beban lalu lintas yang bekerja di atas konstruksi perkerasan dapat dibedakan menjadi 3 bagian yakni muatan kendaraan berupa gaya vertikal, gaya rem kendaraan berupa gaya horizontal, dan pukulan roda kendaraan berupa getaran-getaran. Sifat penyebaran gaya pada lapisan perkerasan jalan mengakibatkan adanya perbedaan muatan yang diterima oleh masing-masing lapisan sehingga semakin ke bawah muatannya semakin kecil. Lapisan permukaan menerima seluruh jenis gaya yang dibebankan, lapisan pondasi bagian atas menerima gaya vertikal dan getaran, sedangkan lapisan tanah di bagian dasar hanya menerima gaya vertikal saja (Unhas, 2009).

POS-POS TERBARU