Ikuti Perkembangan, Jokowi: SMK Harus Ada Jurusan Animasi, Spesialis Buat Meme!

Ikuti Perkembangan, Jokowi SMK Harus Ada Jurusan Animasi, Spesialis Buat Meme!

Ikuti Perkembangan, Jokowi: SMK Harus Ada Jurusan Animasi, Spesialis Buat Meme!

Ikuti Perkembangan, Jokowi SMK Harus Ada Jurusan Animasi, Spesialis Buat Meme!
Ikuti Perkembangan, Jokowi SMK Harus Ada Jurusan Animasi, Spesialis Buat Meme!

Presiden Joko Widodo hari ini telah meresmikan program vokasi yang link

and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri. Peresmian ini dilakukan di kawasan PT Astra Otoparts Tbk, Cikarang, Bekasi.

Pada kesempatan ini, Jokowi meminta agar jurusan di Sekolah Menengah Kebiruan dapat dikembangkan sesuai kebutuhan industri. Sekolah kejuruan pun diminta untuk tidak terjebak pada kurikulum lama.

“Saya senang sekali bahwa SMK sekarang sudah bekerjasama dengan industri,

dan tadi sudah saya sudah sampaikan kepada Pak Mendikbud, saya sampaikan, pak menteri, mestinya SMK-SMK kita ini dari Sabang-Merauke yang jumlahnya ribuan. Jangan sampai kita ini hanya terjebak kurikulum-kurikulum lama. Kurikulum kita mestinya fleksibel. Kemudian jurusannya juga hanya yang itu-itu saja,” kata Jokowi di Cikarang, Bekasi, Jumat (28/7/2017).

Menurut Jokowi, jurusan pada sekolah kejuruan saat ini masih cenderung sama dengan jurusan saat ini masih sekolah dahulu. Untuk itu, Jokowi meminta agar jurusan ini dapat dikembangkan sesuai kebutuhan industri seperti pembuatan animasi hingga meme.

“Kenapa tidak dengan perkembangan zaman yang begitu sangat cepat ini,

misalnya mengenai teknik elektronik, teknik pengawasan, teknik konstruksi, teknik baja, teknik mekatronika, atau buat saja jurusan yang lain, jurusan animasi, spesialisnya buat meme misalnya, harus ada, kita harus berani masuk ke situ,” ujarnya.

Menurut Jokowi, jurusan logistik yang juga sangat dibutuhkan saat ini. Tak hanya itu, Indonesia juga membutuhkan jurusan yang spesifik pada sektor pembangunan seperti pembuatan pintu hingga jendela.

“Kalau mau masuk ke bangunan harusnya langsung masuk ke jurusan, jurusan jendela, jurusan pintu, itu yang saya lihat di Jerman seperti itu. Bukan jurusan bangunan, jurusan terlalu umum sekali,” kata Mantan Walikota Solo ini.

 

Baca Juga :