Faktor-faktor Sosiopsikologis

Faktor-faktor Sosiopsikologis

1.      Komponen Afektif

Merupakan aspek emosional yang terdiri dari motif sosiogenis, sikap dan emosi.

a.       Motif sosiogenis

Motif ini berperan dalam membentuk dan menentukan perilaku sosial.

·         Motif ingin tahu : mengerti, menata, dan menduga. Setiap orang berusaha memahami dan memperoleh arti dari dunianya.

·         Motif kompetensi. Setiap orang ingin membuktikan bahwa ia mampu mengatasi persoalan kehidupan apa pun. Motif ini erat hubungannya dengan kebutuhan rasa aman.

·         Motif cinta. Setiap orang ingin diterima di dalam kelompoknya sebagai anggota sukarela dan bukan yang sukar rela.

·         Motif harga diri dan kebutuhan untuk mencari identitas. Setiap orang ingin kehadirannya bukan saja dianggap bilangan, tetapi juga diperhitungkan.

·         Kebutuhan akan nilai, kedambaan dan makna kehidupan. Setiap orang dalam menghadapi gejolak kehidupan membutuhkan nilai-nilai untuk menuntunnya dalam mengambil keputusan atau memberikan makna pada kehidupannya.

·         Kebutuhan akan pemenuhan diri. Pemenuhannya berwujud : (1) mengembangkan dan menggunakan potensi-potensi yang dimiliki dengan cara yang kreatif konstruktif, misalnya dengan seni, music, sains, atau hal-hal yang mendorong ungkapan diri yang kreatif; (2) memperkaya kualitas kehidupan dengan memperluas rentangan dan kualitas pengalaman serta pemuasan, misalnya dengan jalan darmawisata; (3) membentuk hubungan yang hangat dan berarti dengan orang-orang lain di sekitar kita; (4) berusaha “memanusia”, menjadi persona yang kita dambakan.

b.      Sikap

Adalah kecenderungan bertindak, berpersepsi, berpikir, dan merasa dalam menghadapi objek, ide, situasi atau nilai. Sikap mempunyai daya pendorong atau motivasi, relative menetap, mengandung aspek evaluative dan timbul dari pengalaman.

c.       Emosi

Menunjukkan kegoncangan organism yang disertai oleh gejala-gejala kesadaran, keperilakuan, dan proses fisiologis.

 

2.      Komponen Kognitif

 

Merupakan aspek intelektual, yang berkaitan dengan apa yang diketahui manusia.

Salah satu komponen kognitif adalah kepercayaan. Kepercayaan adalah keyakinan bahwa sesuatu itu benar atau salah atas dasar bukti, sugesti otoritas, pengalaman, atau intuisi.

3.      Komponen Konatif

Merupakan aspek volisional, yang berhubungan dengan kebiasaan dan kemauan bertindak.

·         Kebiasaan

Adalah aspek perilaku manusia yang menetap, berlangsung secara otomatis, tidak direncanakan. Setiap orang mempunyai kebiasaan yang berlainan dalam menanggapi stimulus tertentu.

·         Kemauan

Kemauan erat kaitannya dengan tindakan yang merupakan usaha seseorang untuk mencapai tujuan.

sumber :

 

https://nashatakram.net/layanan-otomotif-seva-id/