Faktor-faktor Situasional yang Mempengaruhi Perilaku Manusia

Faktor-faktor Situasional yang Mempengaruhi Perilaku Manusia

Delgado menyimpulkan bahwa respons otak sangat dipengaruhi oleh “setting” atau suasana yang melingkupi organisme (Packard, 1978:45). Edward G. Sampson merangkumkan seluruh faktor situasional sebagai berikut:

I. Aspek-aspek objektif dari lingkungan

a.       Faktor ekologis

Kaum determinisme lingkungan menyatakan bahwa keadaan alam mempengaruhi gaya hidup dan perilaku. Yang termasuk faktor ekologis:

·         Faktor geografis

·         Faktor iklim dan meteorologis

b.      Faktor desain dan arsitektural

Suatu rancangan arsitektur dapat mempengaruhi perilaku komunikasi diantara orang-orang yang hidup dalam naungan arsitektural tertentu.

 

c.       Faktor temporal

 

Waktu dapat mempengaruhi bioritma manusia dalam kehidupan.

d.      Analisis suasana perilaku

Lingkungan dapat memberikan efek-efek tertentu terhadap perilaku manusia. Misalkan ketika di masjid orang tidak akan berbicara keras seperti halnya di pesta. Dalam suatu kampanye di lapangan terbuka, komunikator akan menyusun dan menyampaikan pesan dengan cara yang berbeda dari pada ketika ia berbicara di hadapan kelompok kecil di ruang rapat partainya.

e.       Faktor teknologis

Revolusi teknologi seringkali disusul dengan revolusi dalam perilaku social, misalakan adanya mesin cetak mengubah masyarakat tribalmenjadi masyarakat yangberpikir logis dan individualis.

f.       Faktor sosial

Sistem peranan yang ditetapkan dalam suatu masyarakat, struktur kelompok dan organisasi, karakteristik populasi, adalah faktor-faktor sosial yang menata perilaku manusia. Kelompok orang tua melahirkan pola perilaku yang berbeda dengan kelompok anak-anak muda. Secara singkat, pengelompokkannya adalah sebagai berikut:

·         Struktur organisasi

·         Sistem peranan

·         Struktur kelompok

·         Karakteristik populasi

baca juga :