Alat Penyimpan Data

Alat Penyimpan Data

Data tentang siswa dan lingkungan yang telah dikumpulkan harus dihimpun, diklasifikasikan, dan disimpan dengan cara yang sistematis. Penghimpunan data itu dimaksudkan untuk menghindari agar data itu tidak tercecer atau hilang. Data itu disusun sesuai dengan klasifikasi atau jenisnya masing-masing. Terakhir disimpan menurut system atau tata cara tertentu: misalnya menurut nomor urut buku pokok siswa, secara aplabetis, dan sebagainya.

Untuk memenuhi maksud di atas, diperlukan adanya buku himpunan data yang biasa disebut Buku Data Pribadi Siswa (cumulative record). Buku Data Pribadi Siswa ini diisi sejak anak memasuki sekolah dasar dan dilanjutkan terus pada kelas-kelas selanjutnya. Buku ini menyertai siswa yang bersangkutan setiap ada mutasi dari kelas dan dari sekolah-sekolah. Data tentang siswa dimasukkan ke dalam buku data pribadinya sesuai dengan jenisnya masing-masing.

Buku data pribadi itu dapat bermanfaat baik untuk kepentingan pengajaran pada umumnya maupun kepentingan layanan bimbingan dan konseling khususnya. Beberapa dari penggunaannya menunjukkan bahwa data pribadi itu sangat berguna dalam :

Upaya mendapatkan informasi tentang pengalaman-pengalaman masa lalu siswa sebagai individu.

  1. Upaya menyediakan informasi untuk kegiatan-kegiatan kelompok.
  2.  Penyusunan rencana pelajaran dan pengalaman-pengalaman bimbingan yang diperlukan.
  3. Penilaian tentang perkembangan siswa.
  4. Penilaian tentang rencana-rencana pelajaran yang berbeda-beda.
  5. Penyelenggaraan prosedur-prosedur adminstrasi tertentu.
  6. Pencatatan pengalaman-pengalaman siswa sekarang ini.
  7. Melaksanakan penelitian tentang kesesuaian hasil-hasil pendidikan.
  8. Pengelompokan siswa-siswa di dalam kelas untuk penggunaan waktu dan usaha yang lebih efektif.
  9. Menempatkan siswa ke dalam kelas atau kelompok kegiatan tertentu, seperti layanan-layanan penempatan.

sumber :
https://www.dosenmatematika.co.id/seva-mobil-bekas/