75% Kunjungan Wisatawan Melalui Bandara

75% Kunjungan Wisatawan Melalui Bandara

75% Kunjungan Wisatawan Melalui Bandara

75% Kunjungan Wisatawan Melalui Bandara
75% Kunjungan Wisatawan Melalui Bandara

BANDUNG-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan 15 juta

kunjungan wisatawan pada 2017, 75% kunjungan tersebut melalui bandara sedangankan sisanya 25% melalui darat dan laut.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menilai hal tersbut sesuatu yang wajar mengingat kondisi wilayah Indonesia merupakan kepulauan dan paling memungkinkan pergerakan turis itu lewat udara sehingga daya dukung bandara untuk 75% kunjungan itu harus betul-betul siap.

“Tahun ini Kemenpar punya target 15 juta. Tahun lalu 12,5 juta. Oke, 75% traffic turis itu melalui konektivitas udara, sisanya 25% dar laut dan udara,”katanya kepada wartawan Jumat (14/4/2017)

Awaludin mengungkapkan pihaknya memprediksi sekitar 11 juta

wisatawan akan berkunjung melalui 13 bandara yang ada di Indonesia seperti bandara Angkasa Pura I dan II serta sisanya sebanyak 200 bandara yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

“Artinya kesiapan bandara sangat strategis karena dia punya tugas untuk menghandle yang 75 persen pesengger tadi,”ucapnya.

Selain itu, Kemenpar menargetkan 700 penumpang masuk ke 13 bandara.Namun Angkasa Pura II membulatkan jumlah tersebut menjadi 1 juta penumpang.

Lebih jauh Awaludin menambahkan, tahun lalu sekitar 3,2 juta

penumpang masuk ke 13 bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura. Pihaknya memprediksi sekitar 4 juta turis yang akan masuk ke 13 bandara tersebut salah satunya yang berada di wilayah Jawa Barat.

“Itulah kenapa kaitannya memperpanjang jam operasi. Sekarang kan yang dari luar cuma dua negara destinasi. Kalau misalnya ada traffic baru seperti ditanya, itu yg kami sangat senang. Tapi kami harus sinergi dengan maskapai karena untuk jam jam tertentu mereka sulit,”pungkasnya (MAT)

 

Sumber :

https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/10974-pengertian-jenis-dan-struktur-jaringan-hewan